Hidangan Lebaran Ibu Hamil Berkondisi Khusus

Aneka makanan khas lebaran seperti lontong opor ayam yang bersantan, sambal goreng hati, es buah sampai  kue-kue yang manis dan gurih tentu tidak ingin Anda lewatkan. Apalagi hidangan itu dinikmati bersama keluarga di tengah kegembiraan Idul Fitri. Namun bila Anda mengalami komplikasi kehamilan, Anda perlu berhati-hati memilih makanannya.


Kekentalan darah. Pada kehamilan,  darah yang lebih kental dapat meningkatkan pembekuan darah dan sumbatan pada aliran darah. Ibu hamil yang mengalami penyumbatan pembuluh darah tidak hanya terjadi pada pembuluh darah di tubuhnya, melainkan juga pada pembuluh darah plasenta.

Hindari:

  • Kue yang dibuat dengan tambahan margarin yang cukup banyak.
  • Daging sapi berlemak, daging kambing, jeroan dan makanan olahan seperti sosis atau bakso.
  • Makanan yang dimasak dengan santan kental.
  • Buah yang diawetkan dengan gula, misalnya buah kalengan dan buah kering.

Hidangan utama:

  • Opor ayam tanpa santan. Ganti santan menggunakan kemiri atau susu tanpa lemak.
  • Rendang daging tanpa lemak . Makan hidangan ini tanpa kuahnya.
  • Sayuran segar, misalnya gado-gado atau salad.
  • Tahu atau tempe bacem

Snack:

  • Es kelapa muda tanpa gula dan sirup.
  • Aneka kue yang dikukus, direbus atau dipanggang. Misalnya kue talam dan  kue mangkok.

Diabetes gestasional. Diabetes melitus gestational adalah keadaan intoleransi karbohidrat dari seorang wanita yang diketahui pertama kali ketika ia sedang hamil. Gangguan ini  terjadi karena kelainan yang dipicu oleh kehamilan  karena  terjadinya perubahan pada metabolisme glukosa.

Hindari: Kadar gula darah tinggi selama hamil memang harus diturunkan. Selain mengurangi konsumsi makanan manis, Anda juga perlu mengontrol asupan makanan yang terbuat dari tepung, termasuk nasi, ketan, mi, bihun, singkong, kentang dan roti.
Hidangan utama:

  • Ketupat beras merah. Ganti beras putih sebagai bahan dasar ketupat dengan beras merah.
  • Asam-asam ayam untuk menggantikan opor ayam.
  • Sup kacang merah. Tambahkan kembang tahu dan irisan daging sapi.
  • Terong balado. Tambahkan cabai secukupnya saja dan jangan terlalu pedas.

Snack:

  • Sate buah potong. Buatlah dari beragam buah seperti anggur, stroberi, apel dan melon.
  • Agar-agar buah.

Preeklamsia. Preeklamsia adalah tekanan darah yang tinggi dan kelebihan kadar protein dalam urin. Keadaan ini hanya terjadi selama kehamilan atau segera setelah persalinan. Untungnya, sebagian besar kasus bersifat ringan, preeklamsia menyerang hanya 1 dari 14 ibu dan jarang menjadi lebih serius.

Hindari: Ciri khas makanan yang harus dihindari pada penyakit ini adalah memperhatikan asupan garam dan protein.
Hidangan utama:

  • Opor ayam dengan santan encer. Jangan tambahkan garam pada hidangan ini, karena santan sudah memberikan rasa gurih.
  • Empal daging.
  • Pepes ikan.
  • Pecel sayuran.

Snack:
• Selada buah dengan tambahan fla di atasnya.
• Puding buah.

Hiperemesis gravidarum. Mual dan muntah berlebihan disebut juga dengan Hyperemesis Gravidarum. Penderita hyperemesis gravidarum dapat mengalami muntah hingga 10 kali dalam sehari, sehingga mengganggu kesehatan dan aktivitas sehari-hari.

Hindari: Makanan yang merangsang saluran cerna dan berbumbu tajam. Selain itu, batasi juga makanan yang mengandung zat tambahan seperti pengawet, pewarna dan bahan penyedap.

Hidangan utama:
• Ayam goreng atau ayam bakar dengan lalapan.
• Empal daging atau pepes ikan.
• Perkedel daging panggang.
• Tahu atau tempe bacem.

Snack:
• Roti tawar bakar kering dengan selai buah.
• Puding buah.
• Es buah atau sirup.

Sumber:

http://www.ayahbunda.co.id

Categories: TIPS | Tags: , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: